Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget.

Ngopiiii….!! Hari gini ritual ngopi bukan cuma identik dengan kaum lelaki aja. Banyak juga para pere’ kopi mainded, seperti saya..!! #cieeeeeeee…!!! 🙂 Tapi taukah anda kalau ada warung kopi yang bikin saya penasaran sekali buat datang…?? nggak tau kan..?! agagagag… Tempat yang ada di dalam kamus, pilihan kopi yang beda, dan cara penyajian yang unik adalah alasan saya bagi-bagi cerita disini.

Cak Wang… demikian label warung kopi itu. Tempatnya sederhana saja seperti warung kopi pada umumnya. Ada meja dan kursi panjang, gerobak tempat display jualan, papan sederhana yang dijadikan daftar menu, peralatan sirkus .. eh salah ding kamsudnya alat perang cak wang buat bikin kopi dan mie instan rapi tertata di atas meja. Meski sama tapi rimbunya pohon yang ada disekitar bikin tempat ini adem ayem, belum lagi semilir angin sepoi-sepoi.. bakalan betah berlama-lama deh. Meski ada di dalam komplek kampus Universitas Jember tapi warung kopi Cak Wang rupanya punya banyak pelanggan setia meskio bukan dateng dari kalangan mahasiswa. Anda mungkin…?!

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Cak Wang.. Kopi Papua.. | Jember Banget was originally published on KSU Baliem Arabica

Advertisements

Lahan kopi di Jayawijaya berkurang drastis

Ketua Bappeda Provinsi Papua Muhammad Musa’ad (kiri) bersama Hanok Herison Pigai (tengah) dan Ketua Kelompok Petani Kopi Deiyai Robi Edoway dalam kunjungan ke daerah Bomou, Rabu (15/3/2017) – Jubi/Ze

Ketua Bappeda Provinsi Papua Muhammad Musa’ad (kiri) bersama Hanok Herison Pigai (tengah) dan Ketua Kelompok Petani Kopi Deiyai Robi Edoway dalam kunjungan ke daerah Bomou, Rabu (15/3/2017) – Jubi/Ze

Wamena, Jubi– Lahan kopi di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, berkurang drastis. Catatan dinas pertanian setempat menunjukan dari total lahan kopi jenis Arabika yang mencapai 1.918 hektare, kini tinggal 300-an hektare yang masih aktif.  Luasan lahan itu berpengaruh terhadap produksi kopi yang tinggal 125,6 ton per tahun.

“Jumlah kopi secara keseluruhan dari Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya dan Yalimo yang kami kirim ke luar kabupaten,” kata Kepala Dinas Pertanian, Jayawijaya, Hendri Tetelepta di Wamena, Senin (11/9/2017)

Menyusutnya lahan kopi membuat Pemda setempat mengenjot pengembalian salah satu komoditi hasil kebun itu.  Menurut Henri, Pemda Jayawijaya menganggarkan Rp 420 juta dari dana otonomi khusus untuk belanja penyediaan bibit kopi lokal jenis Arabika.

“Bibit kopi Arabika itu akan diberikan kepada petani yang tersebar di beberapa distrik,”kata Henri menambahkan.

Bibit yang dibeli  ditanam di 12 di kawasan Lembah Baliem. Henri menjelaskan pada tahun-tahun sebelumnya  penyediaan bibit kopi Arabika dilakukan langsung oleh petani lokal yang bekerja sama dengan dinas pertanian, namun pada tahun 2017 ditangani oleh pihak ketiga.

Selain minimnya lahan kopi, Dinas pertanian Jayawijaya juga kekurangan tenaga penyuluh. Saat ini baru terdapat 11 kantor penyuluh dari 40 kantor distrik  yang ada. Padahal idealnya kantor yang memberi layanan konsultasi  mengurusi sektor produksi pangan itu ada di setiap distrik atau kecamatan. “Tetapi sampai 2017 kami hanya punya 11 dari 40 kantor distrik,” kata Hendri menjelaskan.

Menteri BUMN Rini Soemarno, saat mengunjungi salah satu pabrik kopi Arabika di Jayawijaya menyatakan sedang berupaya mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan petani kopi.

“Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah biaya angkut ke kota itu mahal,” kata Rini.

Ia mengaku sedang mencari jalan agar masyarakat Jayawijaya bisa mendapat keuntungan yang baik.

Lahan kopi di Jayawijaya berkurang drastis was originally published on KSU Baliem Arabica

Dialog Komisi II DPRP dengan Petani dan Pengusaha Kopi, di Wamena

RDP Petani Kopi dengan DPRD Kabupaten Jayawijaya

RDP Petani Kopi dengan DPRD Kabupaten Jayawijaya

Dialog Komisi II DPRP dengan Petani dan Pengusaha Kopi, di Wamena tgl 05/09/2017,

Pada kesempatan ini Ketua Koperasi Baliem Arabica mengajukan 2 Pertanyaan kepada DPRP dan Dinas Perkebunan Prov. & Kab.

1. Di antara ke-10 Pembicara didepan, adakah mendengar EXPORT KOPI PAPUA/Wamena?
2. Adakah diDinas yang Bapak Pimpin ada kelompok yang pernah datang demo masalah Kopi?

SIAPA DIA, ADA YANG TAHU….. 80% menjawab dengar dan tahu. 

Jawabannya KOPERASI BALIEM ARABICA yang memperjuangkan nasip kopi hingga expor juga Demo melihat Pemerintah tidak adil dalam membangun ekonomi OAP.

Dialog Komisi II DPRP dengan Petani dan Pengusaha Kopi, di Wamena was originally published on KSU Baliem Arabica